MPAI UMS Lahirkan Lulusan Berprestasi, 15 Wisudawan Siap Berkontribusi dalam Pengembangan Pendidikan Islam

mpai.ums.ac.id, SURAKARTA – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan capaian akademik melalui pelepasan 15 wisudawan pada Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Para lulusan tersebut menjadi bagian dari generasi akademisi pendidikan Islam yang dipersiapkan untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu, pendidikan, dan transformasi sosial di masyarakat.

Mengusung visi “Holistik, Integratif, Aktual, dan Transformatif”, Program Studi MPAI UMS berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan dalam bidang pendidikan agama Islam, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat kontemporer.

Para wisudawan MPAI UMS telah menyelesaikan rangkaian proses akademik pada jenjang magister, meliputi pembelajaran berbasis riset, pengembangan kajian pendidikan Islam, serta penyusunan tesis sebagai bentuk kontribusi akademik terhadap berbagai persoalan pendidikan.

Capaian tersebut menjadi refleksi dari proses pendidikan yang menempatkan mahasiswa sebagai calon akademisi, peneliti, pendidik, dan penggerak perubahan dalam bidang pendidikan Islam.

Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UMS, Dr. Muh. Nur Rochim Maksum, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada para lulusan atas keberhasilan menyelesaikan perjalanan akademiknya.

Menurutnya, kelulusan bukan hanya menjadi tanda berakhirnya masa studi, tetapi menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan nilai akademik yang telah diperoleh.

“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang lebih luas. Lulusan MPAI UMS diharapkan mampu membawa ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan Islam, baik melalui dunia akademik, pendidikan, maupun masyarakat,” ujar Dr. Muh. Nur Rochim Maksum.

Ia menambahkan bahwa karakter lulusan MPAI UMS diarahkan untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, integritas akademik, serta kepekaan terhadap berbagai dinamika pendidikan Islam.

“Kami berharap para lulusan tetap menjaga semangat belajar, memperluas jejaring keilmuan, dan terus menghadirkan inovasi dalam pendidikan Islam. Jadilah insan akademik yang mampu menghubungkan ilmu, nilai, dan perubahan sosial,” tambahnya.

Pada Periode I Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 15 mahasiswa resmi menyelesaikan pendidikan Magister Pendidikan Agama Islam UMS, yaitu:

  1. Jafar Ihza Yuska Azzacky
  2. Dini Zakia Zahra
  3. Lutfanudin
  4. Febri Bekti Pangestu
  5. Rubi’atun Nurush Sholihati
  6. Muhammad Farhan
  7. Giri Wahyu Pambudi
  8. Mohammad Archie Hardinagoro
  9. Zendi Ahmad Maghrobi
  10. Rizqi Hidayati
  11. Siti Nur Afifah
  12. Fadhilla Nangroe Anggraini
  13. Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi
  14. Latifah Insani Muslimah Murni
  15. Maulida Ade Suryani Sadaruddin

Sejumlah lulusan menunjukkan capaian akademik yang baik selama menempuh pendidikan di MPAI UMS. Beberapa di antaranya berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi, seperti:

  • Fadhilla Nangroe Anggraini dengan IPK 3,96
  • Maulida Ade Suryani Sadaruddin dengan IPK 3,96
  • Giri Wahyu Pambudi dengan IPK 3,93
  • Rizqi Hidayati dengan IPK 3,93
  • Siti Nur Afifah dengan IPK 3,93
  • Zendi Ahmad Maghrobi dengan IPK 3,94

Capaian akademik tersebut menjadi gambaran komitmen mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan magister yang menuntut kemampuan analisis, penelitian, dan pengembangan gagasan ilmiah.

Melalui lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan karakter keislaman, MPAI UMS terus memperkuat perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era perubahan global.

Para wisudawan diharapkan mampu menjadi bagian dari ekosistem pendidikan Islam yang menghadirkan inovasi, memperkuat kualitas pembelajaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Selamat kepada para wisudawan MPAI UMS Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi keberkahan dan memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam. (Humas)