MPAI UMS Sambut Mahasiswa Baru 2026/2027 melalui Orientasi Akademik dan Pengenalan Program Studi

mpai.ums.ac.id, SURAKARTA – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 sebagai langkah awal dalam memperkenalkan lingkungan akademik, sistem pembelajaran, serta arah pengembangan keilmuan program studi kepada mahasiswa baru. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 di Gedung Fakultas Agama Islam UMS tersebut diikuti oleh 46 mahasiswa baru MPAI UMS.

Orientasi mahasiswa baru menjadi bagian penting dalam proses adaptasi mahasiswa pascasarjana terhadap budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai karakteristik Program Studi MPAI, struktur pembelajaran, capaian lulusan, hingga berbagai ketentuan akademik yang harus dipenuhi selama menempuh pendidikan magister.

Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UMS, Dr. Muh. Nur Rochim Maksum, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa mahasiswa MPAI tidak hanya diarahkan untuk memahami ilmu pendidikan agama Islam secara mendalam, tetapi juga mampu mengembangkan keilmuan yang relevan dengan perkembangan masyarakat.

Menurutnya, visi MPAI UMS yaitu mengembangkan ilmu pendidikan agama Islam yang holistik, integratif, aktual, dan transformatif menjadi landasan utama dalam proses pendidikan mahasiswa.

“MPAI UMS menekankan pengembangan pendidikan agama Islam yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu keislaman, tetapi juga mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, menyesuaikan dengan perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan yang holistik, integratif, aktual, dan transformatif,” ujar Dr. Muh. Nur Rochim Maksum.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan holistik dalam pendidikan Islam berarti pengembangan ilmu dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai perspektif, seperti sosial, psikologi, filsafat, dan pedagogi. Sementara pendekatan integratif menekankan keterhubungan antara pendidikan agama Islam dengan berbagai bidang ilmu lainnya.

Selain itu, aspek aktual dan transformatif menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa lulusan MPAI mampu menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang serta memberikan perubahan positif bagi masyarakat.

Dalam kegiatan orientasi tersebut, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi mengenai pengenalan Program Studi MPAI, luaran akademik program studi, serta persyaratan penyelesaian tesis.

Pada aspek akademik, mahasiswa diperkenalkan dengan struktur kurikulum MPAI UMS yang memiliki total beban studi 40 SKS. Kurikulum tersebut terdiri atas mata kuliah wajib pada semester pertama sebanyak 17 SKS, semester kedua sebanyak 17 SKS, serta tesis sebanyak 6 SKS pada semester ketiga.

Selain mata kuliah wajib, mahasiswa juga diberikan informasi mengenai mata kuliah pilihan yang ditawarkan program studi serta kesempatan pengembangan kompetensi akademik selama masa studi.

Dr. Muh. Nur Rochim Maksum juga menjelaskan bahwa mahasiswa MPAI memiliki berbagai target luaran akademik sebagai bagian dari proses pembentukan budaya ilmiah. Mahasiswa diwajibkan menghasilkan artikel ilmiah yang berkaitan dengan penelitian tesis, melakukan presentasi pada konferensi internasional, serta berkontribusi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa pascasarjana tidak hanya dituntut menyelesaikan studi, tetapi juga harus mampu menghasilkan karya akademik yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan Islam dan masyarakat,” jelasnya.

Selain luaran utama tersebut, mahasiswa juga diberikan peluang untuk mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri, seperti program mobilitas mahasiswa, summer school, short course, serta aktivitas akademik internasional lainnya.

Program Studi MPAI UMS menargetkan mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan magister dalam waktu tiga semester dengan tetap menjaga kualitas akademik dan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi keilmuan, kemampuan riset, serta kepedulian terhadap transformasi pendidikan Islam.

Melalui kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru MPAI UMS Tahun Akademik 2026/2027, mahasiswa diharapkan mampu memahami arah pengembangan program studi, mempersiapkan perjalanan akademiknya secara matang, serta menjadi bagian dari komunitas akademik yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan agama Islam. (Humas)