mpai.ums.ac.id, SURAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kemitraan Internasional Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil memperoleh pendanaan Hibah Internal Tahun 2026. Program pengabdian tersebut mengangkat tema “Pendampingan Psikososial Integratif Berbasis Tazkiyatun Nafs untuk Reduksi Bullying Verbal Siswa Transisi di MITTIS Selangor, Malaysia.”
Keberhasilan memperoleh pendanaan hibah ini menjadi bagian dari komitmen MPAI UMS dalam memperluas kontribusi akademik melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi internasional. Program tersebut diarahkan untuk memberikan pendampingan yang mengintegrasikan pendekatan psikososial dengan nilai-nilai pendidikan Islam dalam menghadapi persoalan bullying verbal pada siswa.
Kegiatan pengabdian ini melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa MPAI UMS dengan mitra pendidikan di Malaysia. Pendekatan tazkiyatun nafs menjadi salah satu landasan utama dalam program ini, yaitu konsep pembinaan dan penyucian jiwa yang diarahkan untuk membangun kesadaran diri, pengendalian emosi, empati, serta perilaku sosial yang lebih positif.
Tim dosen dalam kegiatan pengabdian internasional ini terdiri atas:
- Dr. Triono Ali Mustofa, S.Pd.I., M.Pd.I.
- Fiska Puspa Arinda, S.Psi., M.Psi.
- Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A.
- Maharsi Shobabiya, S.Pd.I., S.Psi., M.Psi.
Selain melibatkan dosen, kegiatan ini juga didukung oleh mahasiswa MPAI UMS sebagai bagian dari penguatan pengalaman akademik dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian berbasis internasional, yaitu:
- Tamam Sholahudin, S.Pd.
- Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi, S.Pd.
- Adinda Cantika Rini, S.Pd.
- Nizar Naufal, S.Pd.
- Namira Salsabila, S.Pd.
Melalui program ini, tim pengabdian berupaya menghadirkan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian perilaku bullying, tetapi juga membangun lingkungan pendidikan yang lebih sehat melalui penguatan karakter, kesadaran spiritual, dan hubungan sosial yang harmonis.
Ketua tim pengabdian, Dr. Triono Ali Mustofa, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa isu bullying di lingkungan pendidikan membutuhkan pendekatan yang menyeluruh karena berkaitan dengan aspek psikologis, sosial, dan pembentukan karakter peserta didik.
“Pendampingan psikososial perlu dilakukan secara integratif dengan memperhatikan aspek kejiwaan, hubungan sosial, serta nilai-nilai moral. Melalui pendekatan tazkiyatun nafs, peserta didik diarahkan untuk mengenali diri, mengelola emosi, dan membangun kepedulian terhadap sesama,” ujar Dr. Triono.
Ia menambahkan bahwa pengabdian internasional ini menjadi ruang kolaborasi akademik antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan yang berkembang di masyarakat.
Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UMS terus mendorong pengembangan kegiatan akademik yang menghubungkan penelitian, pengabdian masyarakat, dan kebutuhan nyata di lapangan. Melalui kegiatan kemitraan internasional, MPAI UMS berupaya memperkuat peran pendidikan Islam sebagai pendekatan yang mampu memberikan kontribusi terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.
Dengan terlaksananya program pengabdian ini, tim berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi siswa di MITTIS Selangor Malaysia, sekaligus menjadi model pengembangan pendampingan pendidikan berbasis nilai Islam yang dapat diterapkan secara lebih luas.
(Humas)
