Penelitian Mahasiswa MPAI UMS: Model Project-Based Learning Tingkatkan Nalar Kritis dan Prestasi Belajar PAI Siswa SDN Masaran 5 Sragen

Sragen – Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses melaksanakan penelitian berjudul “The Effect of the Project-Based Learning (PjBL) Model on Students’ Critical Reasoning and Learning Achievement in Islamic Education” di SDN Masaran 5 Sragen.

Penelitian ini berlangsung selama dua bulan, dari Agustus hingga Oktober 2024, dengan fokus pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas atas yang turut aktif dalam proses pembelajaran berbasis proyek yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan capaian hasil belajar mereka dalam konteks nilai-nilai keislaman.

Kegiatan penelitian ini didukung penuh oleh program hibah Riset Tesis Magister (RTM) dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan total pendanaan sebesar Rp19.000.000,-. Pendanaan ini digunakan untuk mendukung seluruh tahapan pelaksanaan riset, mulai dari penyusunan perangkat pembelajaran, pelaksanaan, hingga evaluasi hasil pembelajaran.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas pendekatan Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan nalar kritis serta hasil belajar siswa dalam Pendidikan Agama Islam. Melalui metode ini, siswa didorong untuk menyelesaikan proyek berbasis masalah sosial-keagamaan yang terjadi di lingkungan mereka, sehingga mampu mengaitkan nilai-nilai Islam dengan realitas kehidupan.

Dosen pembimbing dan kepala sekolah turut hadir dalam proses pendampingan dan evaluasi kegiatan, memberikan dukungan penuh terhadap keberhasilan penelitian ini. Selain memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan sekolah, penelitian ini juga diharapkan menjadi salah satu kontribusi nyata UMS dalam pengembangan model pembelajaran Islam yang kontekstual dan transformatif di tingkat sekolah dasar.

Melalui pendekatan ini, diharapkan peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari secara kritis dan kreatif.