Sekaten Bukan Sekadar Tradisi, Riset Mahasiswa MPAI UMS Ungkap Nilai Pendidikan Islam

Sekaten Bukan Sekadar Tradisi, Riset Mahasiswa MPAI UMS Ungkap Nilai Pendidikan Islam

Tradisi Grebeg Sekaten tidak hanya menjadi warisan budaya Keraton Kasunanan Surakarta, tetapi juga menyimpan nilai pendidikan Islam yang relevan bagi masyarakat.

Penelitian mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (MPAI UMS), Muhammad Masruri, mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Grebeg Sekaten melalui pendekatan sosio-historis. Penelitian tersebut diselesaikan pada 2024.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekaten dapat berfungsi sebagai sarana pendidikan masyarakat. Tradisi ini mengandung nilai moral, spiritual, dan sosial, termasuk penguatan keimanan, pembentukan akhlak, pelaksanaan ibadah, serta penguatan identitas budaya.

Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kajian tersebut juga menelusuri sejarah, tata cara pelaksanaan, serta nilai pendidikan yang terdapat dalam tradisi Grebeg Sekaten di Keraton Kasunanan Surakarta.

Temuan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran Islam tidak selalu berlangsung di dalam kelas. Tradisi dan warisan budaya juga dapat menjadi media untuk mengenalkan nilai keimanan, akhlak, kebersamaan, dan penghormatan terhadap sejarah.

Melalui penelitian tersebut, mahasiswa MPAI UMS turut mendorong pengembangan pendidikan Islam yang dekat dengan budaya masyarakat tanpa kehilangan prinsip-prinsip keislamannya.

Sumber penelitian: Muhammad Masruri, Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Warisan Budaya Keraton Kasunanan Surakarta: Studi Sosio-Historis Tradisi Grebeg Sekaten, MPAI UMS.