
SALATIGA — Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan akademik ke Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring kolaborasi dan pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Kunjungan tersebut diterima oleh Ketua Forum Guru Muhammadiyah Indonesia, Sutomo, M.Ag., di SMP Muhammadiyah Plus Salatiga. Agenda ini menjadi ruang dialog antara dunia akademik perguruan tinggi dengan praktisi pendidikan untuk membahas berbagai peluang kerja sama dalam peningkatan kompetensi guru, pengembangan inovasi pembelajaran, serta penguatan kualitas pendidikan Muhammadiyah.
Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UMS menyampaikan bahwa hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kajian akademik, penelitian, dan inovasi pendidikan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi dengan guru menjadi penting karena mereka memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi dinamika pendidikan di lapangan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, MPAI UMS dan Forum Guru Muhammadiyah Indonesia membahas berbagai peluang sinergi, mulai dari penguatan kapasitas guru, pengembangan program pelatihan, kegiatan ilmiah, pendampingan akademik, hingga kolaborasi penelitian di bidang pendidikan Islam.
Sutomo, M.Ag., selaku Ketua Forum Guru Muhammadiyah Indonesia, menyampaikan bahwa kerja sama antara akademisi dan praktisi pendidikan menjadi langkah penting dalam menghadirkan solusi terhadap tantangan pendidikan saat ini.
“Guru membutuhkan penguatan wawasan dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Kehadiran perguruan tinggi dapat memberikan dukungan melalui riset, pendampingan, dan pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan sekolah,” ungkapnya.
Menurutnya, pendidikan Islam ke depan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar mampu menghasilkan pembelajaran yang tidak hanya kuat secara nilai, tetapi juga inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta perubahan sosial.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari komitmen MPAI UMS dalam memperluas kontribusi akademik di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Melalui hubungan yang lebih dekat dengan para pendidik, hasil kajian akademik diharapkan dapat diterapkan dalam praktik pendidikan secara lebih luas.
Mahasiswa MPAI UMS juga memiliki peluang untuk memperoleh pengalaman kontekstual melalui interaksi dengan para praktisi pendidikan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi calon akademisi, peneliti, dan pemimpin pendidikan Islam.
Dengan penguatan jejaring bersama Forum Guru Muhammadiyah Indonesia, MPAI UMS terus berupaya menghadirkan pendidikan magister yang berbasis riset, kolaborasi, dan kebutuhan nyata dunia pendidikan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan guru diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pendidikan Islam yang lebih adaptif, profesional, dan memberikan dampak positif bagi perkembangan sekolah Muhammadiyah di Indonesia.
