Bullying di Pesantren Bisa Dicegah, Riset Mahasiswa MPAI UMS Ungkap Strateginya
Perundungan di lingkungan pendidikan tidak cukup ditangani dengan hukuman. Keteladanan, pendidikan adab, konseling, serta kerja sama dengan orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman.
Penelitian mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (MPAI UMS), Aufa Abdussalam, mengungkap sejumlah strategi yang dapat diterapkan untuk mencegah dan menangani perilaku bullying di lingkungan pesantren.
Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Wiradesa dan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Ibnu Khudzaifah Comal, Kabupaten Pemalang. Kajian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif untuk melihat peran kepala sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman bagi santri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan bullying dapat dilakukan melalui pemberian nasihat dan keteladanan, kajian adab, kegiatan parenting, sosialisasi, serta kerja sama dengan berbagai pihak.
Ketika pelanggaran terjadi, pihak lembaga dapat menerapkan sistem poin, sanksi yang tegas tetapi adil, konseling, dan mediasi. Lingkungan yang positif juga diperlukan agar santri merasa aman untuk menyampaikan masalah yang dialaminya.
Penelitian tersebut turut menegaskan pentingnya komitmen antara pesantren dan orang tua, pengembangan kurikulum antiperundungan, partisipasi santri, serta komunikasi yang baik dalam tim.
Sebaliknya, rendahnya pemahaman mengenai bullying, keterbatasan tenaga pendamping, serta kurangnya dukungan orang tua dapat menghambat proses pencegahan.
Temuan ini menunjukkan bahwa bullying bukan sekadar persoalan antara pelaku dan korban. Pencegahannya membutuhkan sistem pendidikan yang menggabungkan keteladanan, pengawasan, komunikasi, pendidikan karakter, dan pendampingan psikologis.
Melalui penelitian tersebut, mahasiswa MPAI UMS turut memberikan kontribusi akademik terhadap pengembangan pendidikan Islam yang lebih aman, manusiawi, dan berorientasi pada pembentukan akhlak.
Sumber penelitian: Aufa Abdussalam, Triono Ali Mustofa, dan Mohamad Ali, Peran Kepala Sekolah dalam Mencegah dan Menangani Perilaku Bullying di Pondok Pesantren, Program Magister Pendidikan Agama Islam UMS, 2025.